Skip to main content

Desain Arsitektur Eropa

desain arsitektur eropa

Mengenal Desain Arsitektur Eropa dengan Lebih Dekat

Mengenal desain arsitektur Eropa tak lepas dari pengenalan akan seni bangunan yang terdapat didalam desain arsitektur tersebut. Rancangan akan bangunan, desain perabot, desain produk dan arsitektur lanskap merupakan cakupan yang dimiliki oleh desain arsitektur Eropa. Kebutuhan akan keamanan, kondisi lingkungan dan teknologi kontruksi berperan dalam menciptakan desain arsitektur tersebut. Didalam desain arsitektur Eropa, kita akan mengenal banyak gaya arsitektur yang melekat pada desain arsitektur Eropa. Untuk mengenal gaya arsitektur apa saja yang melekat pada desain arsitektur Eropa, simak penjelasannya dibawah ini.

Arsitektur Romanesque

merupakan salah satu gaya desain arsitektur Eropa yang digunakan oleh Farade Katedral. Gaya arsitektur tersebut dikenal sejak abad pertengahan dan ditandai dengan pelengkung berbentuk setengah lingkaran. Desain arsitektur Romanesque mengalami perkembangan diabad ke-12 dengan perubahan pelengkung berujung. Gaya arsitektur Romanesque menjadi desain arsitekstur tertua di Eropa dan dikenal sebagai arsitekstur Norman. Tidak hanya arsitektur Romanesque, ada gaya arsitekstur Eropa lainnya yang menarik untuk diketahui, seperti:

Arsitektur Renaisans

Desain arsitekstur Renaisans muncul di abad 15 hingga 17 masehi. Langgam Ionik, Korintia dan langgam Dorik menjadi beberapa jenis langgam asal Yunani dan Eropa yang melengkapi desain arsitektur Renaisans. Seiring dengan berkembangnya jaman, penggunaan langgam semakin berkurang. Bentuk denah dibuat dengan sistematik dan teratur. Arsitektur Renaisans dikembangkan pada wilayah Florence dan menyebar dengan cepat pada negara tetangganya seperti Inggris, Rusia, Perancis dan Jerman.

Arsitektur gothic

Di abad pertengahan hingga akhir, arsitektur gothic berkembang dengan baik. Desain arsitektur gothic merupakan perkembangan dari desain arsitektur Romanesque dan desain arsitektur Renaisans. Desain arsitektur gothic dikenalkan di abad ke-12.

Arsitektur Baroque

Jika diperhatikan dengan baik, desain arsitektur Baroque memiliki ciri yang khas dan dibentuk dengan beberapa unsur. Tension, sense of movement dan energy merupakan unsur yang melekat pada desain arsitektur Baroque. Teknik visualisasi pada desain arsitektur Baroque terlihat dari bagaimana penampilan kontras cahaya. Pencahayaan pada desain arsitektur Baroque tersebut terlihat dramatis dan dominan pada lukisan yang melengkapi bangunan. Tidak hanya pencahayaan, naves yang ada pada bangunan memiliki penampilan yang menakjubkan. Bentuk naves panjang dan terlihat lebih sempit merupakan penampakan yang berbeda pada desain arsitektur Baroque. Bangunan yang menggunakan desain arsitektur Baroque dipenuhi dengan lukisan, patung dan ukiran.

Arsitektur Rokoko

Desain arsitektur Rokoko merupakan desain bangunan yang berkembang diabad 18. Keberadaan bunga, permainan dan tanaman merupakan penambahan interior pada bangunan. Ruangan yang dilengkapi dengan desain arsitektur Rokoko dipenuhi dengan perabotan yang nampak elegan. Baikornament, cat dan relief pada patung terlihat sangat mengagumkan. Karena merupakan desain arsitektur yang menakjubkan, kita dapat melihat banyaknya motif yang rumit.

Desain arsitektur Eropa tersebut terlihat menarik jika diperhatikan dengan baik. Banyak gaya arsitektur Eropa yang digunakan oleh beberapa arsitek dalam pembuatan desain bangunan yang mereka buat. Kesan anggun, mewah dan memiliki karakteristik yang unik merupakan salah satu kelebihan yang melekat pada desain arsitektur Eropa. Karena pesonanya yang mampu menarik perhatian orang banyak, banyak yang memanfaatkan bangunan bergaya Eropa sebagai background untuk berfoto. Hasil foto yang dihasilkan terlihat lebih menawan dan terkesan unik. Tidak hanya dijadikan latar untuk berfoto, bangunan yang menggunakan desain arsitektur Eropa terlihat kokoh dan terlihat memiliki sejarah yang panjang. Itulah beberapa gaya arsitektur yang melengkapi desain arsitektur Eropa.

Bukan cuma eropa, Indonesia punya khas Struktur Bali dan Jawa juga..

One thought on “Desain Arsitektur Eropa”