Skip to main content

Karakteristik Model Arsitektur Klasik

karakteristik arsitektur klasik

Karakteristik Arsitektur Klasik

Seiring perkembangan zaman maka desain-desain arsitektur pun turut berkembang menyesuaikan selera masyarakat yang cenderung menginginkan sesuatu yang lebih simple, praktis, efektif dan efisien termasuk soal hunian. Namun ternyata hal itu tidak membuat model arsitektur klasik kehilangan peminatnya karena rupanya masih banyak orang yang menyukai model arsitektur yang satu ini.

Alasan di balik hal itu tentu saja berbeda pada tiap-tiap orang, ada yang disebabkan karena memory dan kenangannya di masa lalu dengan arsitektur klasik, ada pula yang diberi amanat untuk menjaga keaslian suatu bangunan lama yang tentu menggunakan model arsitektur klasik. Tetapi paling tidak eksistensi dari arsitektur klasik masih dapat kita nikmati hingga saat ini. Arsitektur klasik sendiri tentu merupakan salah satu model arsitektur populer dunia yang sudah sangat lama dikenal karena memang sejarahnya yang panjang, itulah sebabnya model arsitektur yang satu ini telah banyak melahirkan model-model arsitektur baru yang diadaptasi darinya.

desain industrial
Contohnya model arsitektur industrialis yang jelas menampakkan kemegahan yang tentu saja diadaptasi dari arsitektur klasik.

Menurut para ahli arsitektur, model arsitektur klasik ini merujuk pada masa-masa awal perkembangan peradaban Romawi dan Yunani. Kedua imperialisme kuno tersebut memiliki pakem-pakem tersendiri soal seni arsitekturnya sehingga kita dapat dengan mudah mengenali sebuah bangunan yang menggunakan arsitektur klasik sebagai model desainnya. Model arsitektur klasik memberikan kesan mewah, anggun dan besar dengan beberapa ciri utama yakni pilar-pilar atau tiang-tiang bangunan yang tinggi menjulang dengan diameternya yang besar, ornamen-ornamen khas yang terbuat dari perak mengkilap, patung-patung dan ukiran-ukiran khas pada masa Romawi dan Yunani kuno.

karakteristik model arsitektur klasikKemegahan dari model arsitektur klasik ditandai dengan ukuran bagian-bagian bangunan yang ada di dalamnya karena selain tiang-tiangnya yang besar ruangan yang ada pun cenderung luas dan besar melebihi kebutuhan sebenarnya. Meski begitu rupanya soal komposisi bangunan pada arsitektur klasik amat sangat diperhatikan seperti misalnya letak suatu ruangan terhadap ruangan lainnya, kesimetrisan jendela dan pintu serta beberapa hal detail lainnya.

 

Untuk membantu anda lebih mengenal arsitektur klasik ini dengan lebih mudah maka karakteristik dari model arsitektur klasik ini telah dirangkum dalam deskripsi di bawah ini, yaitu sebagai berikut:

  1. Hiasan dan ornamen hampir memenuhi setiap sudut bangunan dan umumnya hiasan serta ornamen tersebut juga mengusung konsep klasik
  2. Bagian-bagian bangunan terbilang cukup besar dibanding bangunan pada umumnya seperti dapat jelas terlihat di bagian tiang, jendela, pintu dan lain sebagainya
  3. Komponen atau bahan yang digunakan untuk membangunnya umumnya berasal langsung dari alam seperti kayu dan batu-batuan
  4. Warna putih menjadi warna yang paling umum dan cukup dominan digunakan pada bangunan-bangunan yang menggunakan arsitektur klasik terutama di bagian luar bangunan seperti pada pilar atau tiang luar, dinding luar dan patung-patung yang menghiasi bagian luar.

Arsitektur klasik dengan arsitektur tradisional pada dasarnya sesuatu yang berbeda meskipun keduanya memiliki garis merah yang sama. Perbedaan diantaranya keduanya yaitu arsitektur tradisional cenderung menonjolkan unsur-unsur kearifan lokal dari suatu wilayah misalnya arsitektur tradisional jepang yang sangat khas dengan pintu geser dan tataminya, arsitektur tradisonal jawa dengan joglonya dan lain sebagainya, sedangkan arsitektur klasik lebih menonjolkan gaya romawi dan yunani kuno. Untuk arsitektur klasik sendiri dapat dengan mudah anda temukan di wilayah-wilayah Eropa karena memang di wilayah-wilayah tersebut masih banyak bangunan peninggalan imperialisme romawi dan Yunani. Untuk lebih mengenal lebih dalam bagaimana arsitektur klasik itu langsung aja simak artikel nya disini  <<

You may also like